Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaMasjid K.H Burham/Wisata Religi
Sejarah : Masjid ini terletak di Jengglong Purwodadi. Didirikan tahun 1752 oleh K.H. Konawi. Pada masa itu kota kabupatennya masih di Grobogan dipimpin oleh Adipati martopuro atau Adipati Puger. Sedangkan Purwodadi pada masa itu sebagian besar masih berupa rawa-rawa oleh K.H. Konawi didirikanlah sebuah langgar/muhola panggung K.H. Konawi sendiri meninggal semasa pulang dari ibadah haji dan dikuburkan dipulau Saylon/Sri lanka sementara putranya K.H. burham meneruskan ayahnya bersyiar agama islam di purwodadi. Oleh masyarakat langgar itu diberi nama langgar K.H. Burham. kemudian oleh Wodjo Karyoso langgar itu kemudian di pugar menjadi langgar gede K.H. Burham pada 28 Oktober 1991. kemudian pada tahun 1992 menjadi masjid K.H. Burham dan pada serambi depan diperluas lagi untuk menampung jemaah yang semakin banyak. Bagian yang tetap dipertahankan dari bangunanya adalah empat soko guru, lantai geladag (papan tebal dari kayu jati) dan ukiran serambi depan serta pintu ukirnya sekarang ditempatkan didalam sedangkan pintu ukirnya di letakkan didepan imam. Bedug yang terdapat di masjid K.H. Burham adalah bedug yang terbear di kabupaten Grobogan yang terbuat dari kayu tanpa sambungan. Deskripsi : Masjid K.H. Burham mempunyai serambi yang luas untuk menampung jemaah lebih banyak, empat soko guru, lantai geladag (papan tebal dari kayu jati) dan ukiran serambi depan serta pintu ukirnya yang diletakkan didalam dan didepan imam. Dimasjid ini terdapat bedug yang terbesar di kabupaten Grobogan yang terbuat dari kayu tanpa sambungan