Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaTepo Tahu/Lontong tahu/ketoprak/kupat tahu
Sejarah : Tepo tahu rasanya manis, asam, pedas dan sedikit wangi seperti masakan tahu kupat, ketoprak (Jakarta) maupun tahu lontong. Di Magetan makanan tepo tahu ini sudah ada sekitar tahun 1940-an yang biasa dijajakan berkeliling kampung dengan memikul angkringan. Kurang lebih tahun 1980-an para penjual tepo tahu ini sudah banyak yang menetap, di Kabupaten Magetan misalnya ada yang menjual di Jalan Pahlawan, Jalan Mayjen Sungkono, pasar dan diberbagai tempat lain. Tepo tahu bahan dasarnya adalah masih kerabat lontong atau kupat. Tepo bahan dasarnya terbuat dari beras, lalu dibungkus dengan daun pisang yang berbentuk limas atau piramid. Setelah dibungkus kemudian direbus sampai matang, dalam perebusan biasanya sampai berapa jam. Kemudian bumbu kacang (kuah yang unik), yaitu terbuat dari kacang tanah di goreng, ditambah cabe, bawang putih, sedikit garam, dan daun jeruk, untuk kemudian di gerus bersama gula Jawa dan ditambah dengan kecap manis. Deskripsi : Makanan khas Magetan yang bernama tepo tahu adalah memiliki rasa mirip dengan makanan ketoprak (Jakarta), kupat tahu atau tahu kupat atau lontong tahu (Yogyakarta). Adapun penyajian makanan tepo tahu ini adalah irisan tepo (lontong) diletakkan di atas piring yang sudah ada bumbu kacangnya. Kemudian tahu, telur, dan tempe goreng yang dipotong dadu diletakkan di atas tepo, kemudian dikucuri kecap manis. Sebagai pelengkap ada tauge atau kecambah rebus, cincangan daun sledri, taburan bawang merah goreng, dan kacang tanah goreng maupun kerupuk.