Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Stick Kimpul |
Sejarah :
Stick Kimpul adalah salah satu makanan camilan khas Temanggung. Bahan baku untuk membuat stick kimpul adalah kimpul. Salah seorang penjual stick kimpul adalah Pak Marjan, ia adalah suami dari Ibu Sarmiyati. Pak Marjan membuka kios di sebelah kios yang ditempati Bu Sarmiyati. Sebagai agen bus malam Pak Marjan, di bagian deretan kiosnya diletakkan stick kimpul yang telah dikemas dalam plastik.
Deskripsi :
Stick kimpul yang dijual di kios Pak Marjan adalah buatan Ibu Sarmiyati. Ibu Sarmiyati mengerjakan pembuatan stick kimpul setelah pekerjaan memasak selesai, dalam melakukan pekerjaan membuat stick kimpul ia dibantu oleh puteranya. Menurut penjelasannya pada musim kemarau untuk mendapatkan kimpul lebih mudah. Ia memperoleh kimpul dengan cara membeli dari langganannya dengan harga 1 kg Rp 1500,-. Dalam kurun waktu satu bulan tidak pasti berapa kg kimpul yang ia beli, hal ini tergantung kebutuhan dn sisa kimpul yang telah dimasak. Kimpul 5 kg setelah diolah menjadi stick beratnya tinggal 2 kg, harga jual stick tiap kg Rp 24.000. Biasanya stick tersebut dikemas dalam plastik yang masing-masing plastik berisi stick 1/4 kg. Plastik ini telah diberi tulisan sebagai cara promosi.
Cara mengolah stick kimpul : mula-mula kimpul dikupas sesudah itu direndam dalam air kapur selama 1/2 jam, lalu dibilas dengan air bersih terus ditiriskan. Sesudah itu diiris menurut selera. Bagi Bu Sarmiyati lebih senang mengiris dalam bentuk kecil memanjang, bentuk semacam ini disebut stick. Minyak yang akan digunakan untuk menggoreng diberi kunir yang telah diparut agar warna stick yang telah digoreng menjadi kekuning-kuningan. Setelah digoreng dalam keadaan setengah matang, ke dalam wajan yang sedang digunakan untuk menggoreng itu dimasukkan air yang telah dicampur garam, bawang putih, serta MSG. Selanjutnya diangkat dari penggorengan lalu ditiriskan hingga dingin, sesudah itu baru dimasukkan ke dalam plastik, setiap plastik diisi stick 1/4 kg.