Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Kitab Rambang - Tegal, Jawa Tengah |
Sejarah:
Syeh Maulana Maghribi dikenal dengan nama Mbah Panggung, seorang tokoh ulama yang sangat kuat pengaruhnya dalam mengembangkan ajaran Islam. Selain tokoh Islam yang mumpuni juga mempunyai ilmu kesaktian oleh kanuragan yang tinggi. Syeh Maulana Maghribi seorang tokoh yang arif dan bijaksana pada semua makhluk ciptaan Tuhan sehingga memelihara dua ekor anjing yang diharamkan dalam agama Islam. Di situlah Syeh Maulana Maghribi memiliki kelebihan yang menurut masyarakat Islam dianggap menyimpang dari kaidah ajaran Islam sehingga Adipati Unus sangat tidak berkenan dan memanggil Syeh Maulana Maghribi ke Demak Bintoro. Namun begitu Syeh Maulana Maghribi tetap menyayangi makhluk ciptaan Tuhan tersebut tanpa meninggalkan ajaran Islam. Akhirnya Syeh Maulana Maghribi menggembara ke selatan menyusul Datuk Kafi dan sampailah di Desa Danaraja yang pada waktu itu penduduknya beragama Hindu sehingga Syeh Maulana Maghribi mengalami kesulitan dalam berkomunikasi sehingga menulis kitab tentang ajaran Islam yang bernama Kitab Rambang untuk dipelajari oleh penduduk setempat. Kemudian Syeh Maulana Maghribi menghadap ke kraton Demak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sebelum menjalani hukuman membangun pusat pemerintahan Keraton Kaloran (sekarang PIUS) dan masjid tua di Desa Panggung.
Deskripsi:
Kitab Rambang terdiri dari empat bagian naskah, yang ditempatkan pada kotak kayu jati kuno dan antik. Setelah Kitab Rambang diarak keliling desa, naskah boleh dibuka. Transkrip tersebut diperkirakan dibawa para penyebar agama Islam yang masuk ke Indonesia sekitar abad 17 antara tahun 1600 – 1700 silam. Menurut masyarakat setempat dua tokoh penyebar agama Islam saat itu adalah Syeh Maulana Marghribi dan Syeh Jambu Karang yang makamnya berada di pebukitan daerah tersebut. Naskah Rambang sudah dikaji oleh Prof Singgih Tri Sulistiyono guru besar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang pada tahun 2004 dengan bekerjasama antara The Toyota Foundation Japan – Pusat Study Asia, FIB Undip Semarang dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tegal. Keberadaan Kitab Rambang menjadikan setiap tahun diadakan Upacara Rambang yang menyatu dengan peringatan hari raya Idhul Adha. Warga Desa Danaraja, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal ketika memperingati hari raya Idhul Adha mengarak naskah atau Kitab Rambang yang berumur ribuan tahun keliling desa setempat. Kitab Rambang dipikul oleh warga desa untuk dibawa mengelilingi desa.